CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Rabu, 18 September 2013

Mengapa Bayi Menangis Ketika Dilahirkan?

Tidak seperti kita yang hidup dengan diliputi udara,
selama berada di dalam kandungan, janin hidup
dalam lingkungan yang dipenuhi oleh cairan. Untuk
memenuhi kebutuhannya akan nutrisi dan oksigen,
terdapat saluran yang menghubungkan sistem
peredaran darah janin dengan sistem peredaran
darah ibu melalui tali pusar. Dan ketika bayi baru
dilahirkan, saluran ini tiba-tiba menjadi tertutup,
dan untuk mendapatkan pasokan oksigen, mau
tidak mau bayi harus mengaktifkan sistem
pernapasannya sendiri. Usahanya untuk memulai
pernapasan inilah yang menyebabkan mengapa
bayi menangis ketika dilahirkan.

Pernapasan pertama terjadi akibat adanya
rangsangan mekanik pada saat dada bayi tertekan
selama melewati jalan lahir. Selain itu, rangsangan
kimiawi ketika tubuh bayi tiba-tiba kekurangan
pasokan udara bagi proses metabolismenya akan
mendorong bayi untuk bernapas. Perbedaan
mencolok antara suhu dalam rahim dan suhu di
luar pun tutut memberi andil dalam memaksa bayi
untuk bernapas. Napas pertama dari udara ini
sendiri akan terasa cukup menyakitkan dan
karenanya menyebabkan tangisan pada bayi.

Namun, menangis ini justru baik bagi sang bayi,
karena menangis merupakan cara paling efisien
untuk segera memompa paru-paru untuk
mendapatkan udara.

Ketika baru lahir, bayi belum memiliki organ yang
sempurna. Fisik dan beberapa organ bayi masih
butuh beradaptasi dengan lingkungan luar yang
baru dia kenal. Perubahan lingkungan pertama
yang bayi hadapi saat lahir adalah perbedaan
temperatur di dalam rahim ibu yang lebih hangat
dengan lingkungan luar yang jauh lebih dingin.

Selain itu, bayi juga terbiasa hidup dalam
kegelapan, saat dilahirkan terjadi perubahan
dimana bayi tiba-tiba mendapati keadaan dengan
intensitas cahaya yang sangat tinggi. Semua
perubahan ini tidak serta merta langsung dapat
diterima oleh bayi. Oleh karena itu, bayi akan
merespon perubahan yang dia rasakan ini dengan
cara menangis.

Menangis saat lahir sangat penting bagi bayi,
karena bayi yang menangis saat lahir menandakan
bayi tersebut sudah dapat bernapas. Bagi para
dokter kandungan atau bidan yang bertugas
membantu kelahiran bayi, tangisan bayi saat
dilahirkan merupakan petunjuk penting bahwa
paru-paru bayi sudah mampu bekerja dengan
baik, karena menangis mengharuskan udara keluar
masuk melalui paru-paru. Hal ini juga lah yang
menjadi salah satu alasan mengapa para dokter
atau bidan berusaha keras membuat bayi yang
tidak menangis saat dilahirkan agar bisa segera
menangis. Dimana biasanya mereka akan
memberikan tepukan pelan di bagian belakang
tubuh bayi yang berguna untuk mendorong bayi
agar melakukan pernapasan.

Selain membantu bayi dalam pernapasan
menggunakan paru-paru, menangis saat dilahirkan
juga diketahui dapat membantu aktivitas dari
anggota tubuh bayi itu sendiri. Karena saat
menangis secara otomatis bayi tersebut akan
bergerak. Jadi sudah sewajarnya jika bayi yang
baru dilahirkan akan menangis. Karena jika bayi
tidak menangis, berarti ada yang salah dengan
kondisi bayi tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar